Wanita jaman sekarang,
-kalau tidur dgn lelaki ganteng, bangga ½ mati,
-tidur dgn gigolo, mahal ½ mati,
-tidur dgn pria jelek, stres ½ mati,
-tidur dgn duda keren ketagihan ½ mati,
-tidur dgn brondong, cape ½ mati,
-tidur dgn selingkuhan nafsu ½ mati,
-tidur dgn suami, mending pura-pura mati deh...
Tuesday, September 11, 2012
Wanita jaman sekarang,
HP baru
Ucup : "Cep ngapain lho megangin pager rumah?"
Acep : "Ini Cup, gw lagi mau isi pulsa..."
Ucup : "Eh, ape hubunganye nempel di pager ama isi pulsa Cep? Telpon operator aje. Susah amat sih."
Acep : "Itu die masalahnye,dari tadi gue disuruh operator tekan pager, nah gue sudah tekan pager berkali-kali kok kagak bisa juga. Ampe bonyok neh jempol gue."
Ucup : "Gue lebih parah coy."
Asep : "Emang elu kenape?"
Ucup : "Gue malah disuruh mencet bintang."
kumpulan lucu
Smary Saklitinov
Seorang guru baru tengah mengabsen murid-muridnya.
Sang guru tertarik dengan sebuah nama, dan dengan penasaran si guru lalu memanggil muridnya.
Guru: "Smary Saklitinov, coba kemari!"
Murid: "Ya bu, saya."
Guru: "Sini kamu nak, kamu keturunan Yugoslavia yach?"
Murid: "Nggak bu!"
Guru: "Lalu kenapa nama kamu Smary Saklitinov?"
Murid: "Oo...itu, Smary itu singkatan dari nama bapak saya (S)urtono dan ibu saya (Mary)anti.
Guru: "Mmmm...lalu Saklitinov?"
Murid: "Sabtu Kliwon Tiga November."
225 M
Dua orang murid sedang berjalan-jalan di sebuah museum. Lalu mereka melihat sebuah mumi. Dibawahnya bertuliskan 225 M.
Murid 1 : "225 M itu maksudnya apa ya?
Murid 2 : "Mungkin itu nomor mobil yang menabraknya dulu."
Bunuh Diri dengan Sehat
Seorang nenek terlihat mau bunuh diri di atas jembatan sambil membawa sabun Lifebuoy.
Polisi: "Nenek mau bunuh diri ya?"
Nenek: "Memang nggak bisa liat apa?"
Polisi: "Tapi kok bawa sabun segala, Nek?"
Nenek: "Cara sehat untuk mati!"
Polisi: ???????
Absen Kelas
Di kelas 1 sebuah Sekolah Dasar sedang ada absen kelas...
Guru: "Nana Yuliani!"
Nana: "Saya, Bu!"
Guru: "David Hutagalung!"
David: "Saya, Bu!"
Guru: "Tono Surtono M!"
Tono: "Saya, Bu!"
Guru: "Tono, tolong sini sebentar..."
Tono: "Kenapa, Bu Guru?"
Guru: "Ibu agak nggak suka sama nama kamu. Kalo udah Tono, jangan pake Surtono lagi. Jadinya aneh. Bilangin itu ke bapak kamu, ya!?"
Tono: "Iya, Bu!"
Guru: "Ngomong-ngomong, M-nya itu singkatan dari apa?"
Tono: "Martono, Bu!"
Tukang daging
Tukang Daging dan Ibu-ibu Sakit Gigi
Suatu pagi lewatlah seorang penjual daging.
"Dageeeng! Dageeeeennngg! !!" teriaknya.
Seorang ibu rumah tangga yang sedang sakit gigi sewot banget mendengar teriakan si tukang daging.
Ibu: "Hei tukang daging! Lu kagak punya otak ya....!!!??? "
Tukang daging : "Wah kebetulan gak punya, Bu. Hari ini daging semua..."
Pelayan toko
Di sebuah toko bahan bangunan :
Pembeli : Tolong dong pakunya 1 Kg.
Pelayan : Dibungkus ya...?
Pembeli : enggak, makan di sini aja (dengan muka kesal) Pelayan : $*%$
BERNYANYI
Seorang dokter kaget ketika masuk halaman belakang sebuah rumah sakit jiwa, karena dia mendengar ada orang bernyanyi.
Setelah dia cari ternyata suara seorang pasien rumah sakit jiwa tersebut.
Cuma anehnya, si pasien menyanyikannya dengan tidur telentang.
Dengan heran sang dokter terus mengamati pasien tersebut. Dia berpikir, sepertinya si pasien sudah sembuh.
Lebih kaget lagi, kemudian pasien tersebut tengkurap dan menyanyikan lagu yang lain.
Karena penasaran, dokter menghampiri sang pasien dan bertanya, "Hai, mengapa kamu tadi menyanyi dengan tidur telentang dan sekarang tengkurap?"
Dengan kalem si pasien menjawab, "Ya Dok, karena tadi side A, sekarang side B."
ANJING PINTAR
Dua orang perempuan sedang meributkan anjing-anjing mereka. Keduanya saling menyombongkan kepintaran piaraan mereka itu.
Perempuan 1: "Anjing gua hebat banget, deh. Tiap pagi ia nungguin tukang koran, dan begitu loper itu datang, anjing gua langsung ngambil korannya dan membawanya
ke tempat gua sarapan."
Perempuan 2: "Ya, gua tahu itu."
Perempuan 1: (kaget) "Darimana lu tahu?"
Perempuan 2: "Anjing gua yang cerita."
Candaan di siang hari..
Tiga Jenazah dibawa ke ruang otopsi, ketiganya dalam keadaan tersenyum lebar-lebar
Lalu dokter forensic melaporkan pemeriksaannya kepada polisi.
Dokter : "Jenazah yang pertama orang perancis, mati karena serangan jantung ketika ia berkencan dengan pasangannya, maka ia tersenyum puas.
Yang kedua orang inggris, ia menang lotere lalu minum-minum hingga keracunan alcohol, makanya ia tesenyum senang. "
Polisi : "Jenazah yg ketiga bagaimana ? orang mana dia ?"
Dokter : "Orang Indonesia, meninggal karena disambar petir."
Polisi : "????... Tapi kenapa ia tersenyum ?"
Dokter : "Dia kira sedang difoto untuk di upload ke FB." J J
Beli rujak....
dolah:"bu beli rujak 25 bungkus ye.."
tukang rujak: "oh iya wan pedes apa enggak..?" (dlm htnya wah pesanan besar neh....)
dolah: "yg nggak pedes 7 bks, yg sdg 8 bks,sisanye yg pedes... trus yg pedes 3bks nggak pake bekoang,2bks nggak pake kacng,yg sedang 4bks jg ngak pake bengkoang,yg nggak pake bekoang 3bksnya nggak pake jambu,sisanye pake, yg pake bengkoang 5 bks nggak pake kedondong, yg sedang 4 bksnya nggak pake nanas,yg pedas nanasnya dbnykin tp nggak pake pepaya nya 4bks, yg pake pepaya bnyakin kacangnya, yg ngga pedas jambu nya dikit aja,tp bnyakan kedondong ama bekoang terus....."(blom rapi ngomong... )
tukang rujak : "NGGAK JUALAN LG WAN...!"
Ujian Menjadi Biarawan
"Ujian yang pertama," ujar biarawan kepala, "Anda akan dimasukkan ke dalam sebuah sel selama enam bulan. Di sana Anda hanya makan roti sekedarnya dan air putih, dan setiap hari Anda harus membaca kitab suci."
"Lalu," kata biarawan kepala lagi, "kalau Anda lulus dari ujian yang pertama, Anda langsung akan menjalani ujian yang kedua.
Dalam ujian yang kedua ini Anda akan ditaruh dalam sebuah ruangan tanpa mengenakan sehelai pakaian pun. Lalu pada penis Anda akan digantungkan sebuah lonceng kecil.
Setelah itu kami akan memasukkan seorang cewek telanjang bulat ke dalam ruangan tersebut. Bila lonceng yang tergantung di penis Anda berbunyi, maka berarti Anda gagal jadi biarawan"
"Nah, bagaimana? Apakah Anda bisa melewati kedua ujian itu?"
"Bisa..!," sergah Simon, mantap.
Begitulah, Simon kemudian dijebloskan ke dalam sel kecil dan pengap dan selama enam bulan tak ada yang dilakukannya kecuali makan roti, minum air dan membaca kitab suci. Dan pada akhir ujiannya, ia dibawa menghadap biarawan kepala.
"Saya telah berhasil menjalani ujian yang pertama," katanya dengan bangga.
"Berarti, Anda siap menjalani ujian yang kedua?"
"Siap, boss!," sahut Simon.
Simon lalu ditaruh dalam sebuah ruangan dan semua pakaiannya dilepas. Kemudian, mereka memasukkan seorang cewek cantik tanpa mengenakan selembar benang pun ke dalam ruangan tersebut. Dan begitu wanita bugil itu masuk, bel di alat vital Simon pun berdentang.
"Dengan sangat menyesal Anda kami nyatakan gagal," kata biarawan kepala.
"Heiit, tunggu dulu," protes Simon. "Apakah Anda yakin semua biarawan di sini telah berhasil menjalani ujian seperti itu?"
"Tentu saja, dan tak seorang pun yang gagal."
"Baiklah," kata Simon. "Tapi sebelum saya pulang, saya ingin melihat bukti. Saya ingin menyaksikan biarawan lain menjalani ujian itu."
"Oke," sahut biarawan kepala.
Mereka memasukkan sepuluh biarawan lainnya ke dalam ruangan, semuanya tanpa pakaian, dan semuanya dilengkapi lonceng pada penisnya.
Lalu, masuklah seorang cewek telanjang ke dalam ruangan itu. Benar saja, tak satu pun lonceng yang berdentang, kecuali lonceng Simon. Begitu hebat dentangnya, sehingga lonceng itu terlepas dan jatuh ke lantai.
Dan, ketika Simon membungkuk hendak memungut loncengnya, terdengarlah dentang sepuluh lonceng lainnya...!
Botak Belakang dan Botak Depan
Si Binsar pun memulai pertanyaan kepada si Togar dan Si jogal dengan maksud mengisi waktu dan menunggu si Pantun untuk main joker karo .
Binsar : "Hei.. lae kalau kalian hebat soba jelaskan kenapa kepala botak di depan dan botak dibagian belakang ???"
Togar : (dengan sombong menjawab) "Kalau botak didepan, artinya pemikir, ahli matematika dan Eksakta lah"
Jogal : (dengan sombong juga) "Kalau botak di bagian belakang artinya ahli sejarah"
Binsar : (dengan ketawa ) "Salah lah lae, massam mana kalian itu? Menyerah atau belum ?"
Sitogar dan si jogal pun menyerah karena jawaban mereka tidak betul.
Binsar : "Maaf lah lae bukan menyinggung kalian, jawabannya kalau Botak di depan maka Nafsu seks nya Bessar, tapi kalau botak di belakang maka nafsu seks istrinya yang Bessar"
Jogal : (merasa tersinggung) "Pembuktiannya seperti apa ??"
Binsar : "Kalau botak didepan, maka si Istri selalu menolak dengan mendorong kepala si suami yang masih mau, sehingga botak di depan, tetapi kalau botak di belakang si Suami sudah selesai si Istri minta teruss sehingga kepala si suami selalu di tarik, begitu lae"